Spoiler Vol.8 Light Novel Amagi Brilliant Park

Spoiler Vol.8 Light Novel Amagi Brilliant Park: Kematian Sento & Tragedi Amagi Brilliant Park

LN_Volume_8

Informasi Light Novel Amagi Brilliant Park

-Sinonim: AmaBuri
-Jepang:甘城ブリリアントパーク
-Jenis: Light Novel
-Volume: Tidak diketahui
-Status: Sedang Berlangsung
-Publikasi: 20 Februari 2013 hingga
-Genre: Comedy, Fantasy, Magic
-Penulis: Gatoh, Shoji (Cerita), Nakajima, Yuka (Art)

Sinopsis Light Novel Amagi Brilliant Park

Murid sekolah, Seiya terpaksa menerima undangan ke taman hiburan oleh gadis misterius pembawa shotgun dan cantik bernama Isuzu. Apa yang tidak dia ketahui adalah bahwa gadis tersebut akan membawanya ke Amagi Brilliant Park, sebuah taman hiburan paling mengecewakan di Jepang. Seiya diperkenalkan dengan pemimpin dari Taman tersebut sang “putri asli” bernama Latifa, yang tiba-tiba mempercayakannya untuk menyelamatkan taman yang dalam bahaya dan akan ditutup. Taman Amagi ternyata bukan sembarang taman hiburan, melainkan Taman yang dihuni oleh para peri.

Ringkasan Spoiler Vol.8 Light Novel Amagi Brilliant Park

Chapter 1 Seiya Kanie tidak berdaya

Jumlah suara yang tertulis dipapan tulis
Cafe : 12
Maid Cafe : 8
Butler Cafe: 5
Sumo Cafe : 2
Semua pilihan adalah cafe

Kanie yang duduk dibangku kursi paling depan mengeluh karena tempat duduknya berubah pada semester baru, dia merindukan duduk di belakang dekat jendela.

Festival Budaya
Semua orang kelas sedang sibuk menentukan kelas apa yang dibuka untuk acara festifal budaya sekolah.
Cafe adalah pilihan mayoritas, karena itu semua sibuk menentukan struktur tanggung jawab. Kanie yang mendengar keributan memikirkan bagaimana struktur yang baik karena dia sudah pengalaman bekerja sebagai manajer di Taman hiburan Amagi

Kanie yang diam, mendapat perhatian temannya untuk ditanyai pendapat, awalnya diam namun temannya memaksa untuk menanyakannya. Lalu kanie dengan keahliannya sebagai manager mengatakan
“dengan membuka cafe shop dengan sisa 2 hari kalian harus melakukan untuk menyiapkan tempat, persiapan barang, mencari pelanggan ,membuat iklan , keuangan, aplikasi, kemudian, kalian akan membutuhkan seorang manajer dan asisten untuk mengawasi semuanya, totalnya mungkin 8 orang sangat kebanyakan namun untuk festifal budaya kurasa itu sudah cukup”

Dengan jawaban yang baik, temannya lalu meminta kanie untuk jadi manager.
Kanie mengeluh menyesal karena sudah tau jika dia menjawab pasti akan terjadi sesuatu seperti ini. Kanie mengeluh karena dia sudah sibuk menjadi manager di amagi menderita karena waktu yang dihabiskan di amagi dengan gaji 850 yen/jam , sekarang manager untuk cafe festival budaya. Namun akhirnya Kanie menerimanya untuk menjadi manager kelasnya.

Kurang dari 10 menit setelah pertemuan kelas selesai, rumor menyebar ke seluruh sekolah dari mulut ke mulut, jejaring sosial, Line dan SNS.
“Tanpa diduga Seiya Kanie Kelas 4 tahun kedua seorang penyendiri yang sulit diatur dan Nakal tampaknya telah menerima pekerjaan menjadi manager pada Festival budaya. Lebih baik hati-hati di cafe shop kelas 4 tahun kedua”

mantan teman sekelas kanie pada tahun pertama yang mendengar rumor tersebut heran ” ketika kelas satu, aku berada dikelas yang sama dengannya tapi aku tidak berpikir dia akan pernah menerimannya”
Murid gadis yang suka bergosip memberitahu sento saat didepan rak sepatu sekolah
“Seiya kun?”

“Ngomong-ngomong untuk proyek kelas Sento membuka stan Museum yakisoba. “Museum Yakisoba” adalah proyek yang diputuskan oleh kelas Isuzu. Menunya semuanya yakisoba, dengan penekanan pada penyajian yang beragam — gaya Osaka, gaya Kyoto, gaya Tokyo, dll.
Setelah pulang sekolah Sento dan temannya melihat bus dengan iklan dirinya dengan body yang vulgar dengan bagian kepala yang tak terlihat untuk promosi wahana baru kolam renang Indoor “The Dead Pool” oleh bagian marketing amagi di depan sekolah.
dengan tampilan yang luar biasa temannya bergumam “wow sangat besar”. Dia tidak tahu bahwa orang dalam iklan dengan model yang memamerkan bagian tubuhnya tepat berbicara disampingnya.

Amaburi aa

Chapter 2 EXODUS

Kanie mendapat panggilan telepon dari Kagaya Real Estate, Nyonya Handa
kemudian kanie mengajak Sento untuk janjian besok pukul 11.00 di stasiun Inaba

Sento gelisah sepanjang malam memikirkan wanita yang menelpon Kanie dan berspkulasi (terlihat dalam illustrasi)
Spekulasi 1:
Masalah keluarga Kanie yang membuatnya mencari tempat baru untuk pindah dari tempat bibinya jadi dia menghubungi Agensi Real Estate. Mendapatkan tempat baru, Sento membayangkan hidup berdua dengan kanie, mandi bersama memeluk bahunya dan berbisik padanya “sento,kamar mandinya besar, mau mandi bersama? mari kita hidup bersama berdua , sento”
jika dia memikirkan itu, kesetian sento pada putri latifa membuatnya tidak bisa berhadapan lagi dengannya

Spekulasi 2:
Kanie memiliki hubungan gelap dengan wanita yang lebih dewasa
memikirkan suara saat di telpon usianya mungkin sekitar 40 tahun atau bahkan 60 tahun
“maaf sento, aku akan menikmati hidupku dengan wanita yang berpengalaman”

Spekulasi 3:
Kanie memacari salah satu seseorang wanita di taman amagi dan mencari tempat tinggal untuk hidup bersama
jadi siapa, Muse? atau yang lain…
Muse, mungkin cukup tidak sopan
menyewa apartment menggunakan dana amagi kemudian melihat bagaimana dirinya sento yang menjadi sekretaris tidaklah sulit

tidak, tunggu jika menggunakan cara ini bagian keuangan
Ashe, kepala bagian keuangan amagi karena dialah yang memegang keuangan amagi jadi mungkin masuk akal jika kanie hidup berdua dengan ashe?
Ashe, birokrat elite yang datang dari kerajaan Hubert
kecantikan elf rambut pirang dengan kulit kecoklatan
bodynya menakjubkan, sejujurnya aku kalah dibandingkan dengan dirinya. memancarkan pesona wanita dewasa
Kemudian, Sento tidak bisa tidur memikirkan khayalannya

AmaburiV8_004

Keesokan harinya jam 11.00 di stasiun inaba mereka bertemu
memikirkan spkulasi 1,2,3 mungkin kami pergi tidak jauh dari Amagi
namun yang dikunjunginya Danau sanami yang terletak di daerah arah barat Tokyo di lereng Gunung takao dekat prefektur kanagawa

memikirkan khayalan sebelumnya sento berpikir mungkin kanie ingin mencari tempat tinggal di daerah pedesaan dengan sewa yang murah namun setelah mendapat tanggapan Kanie
yang dia cari adalah “Tanah” dengan luas 500.000 M2
untuk perpindahan Relokasi Taman Amagi “EXODUS”
kerena kanie berpikir tidak mungkin untuk mendapatkan 3 Juta pengunjung maka solusinya adalah EXODUS(istilah dari bangsa israel keluar dari mesir/Migrasi)

sento mungkin berpikir banyak masalah muncul seperti biaya , jarak , anggota pekerja dan pelanggan pengunjung
namun kanie sudah memikirkan dengan matang solusinya, hingga september ini hanya 1,2 juta pengunjung tidak mungkin mendapatkan 2 juta pengunjung lagi
untuk biaya sewa harga tanah di danau sanami 1/3 dari amagi dan biaya perbaikan bisa didapatkan dari dana penjualan tanah dan fasilitas amagi
anggota pekerja dan pengunjung bisa pergi dengan trem sekitar 1 jam jarak dari amagi

setelah bertemu nyonya handa dan pergi untuk mengecek lokasi danau sanami
lokasi tersebut merupakan bekas taman hiburan yang sudah hancur ” Taman Hiburan sanami” yang sudah ditutup selama dua puluh tahun lamanya dengan papan nama masuk tertulis ” Selamat Datang di Taman hiburan Sanami”

Chapter 3 Dalam reruntuhan

masih ada fasilitas-fasilitas yang tersisa di taman hiburan sanami seperti Roller Coaster, Wahana gelas, hampir semua fasilitas lengkap namun kondisinya usang dan berkarat
ini mengingatkan pertama kali Kanie datang ke Taman Amagi namun kondisi taman ini lebih parah
Luas tanah 330.000 M2 2/3 dari luas amagi

Kanie dan sento yang masuk menemukan Rumah kaca yang hampir runtuh, tanaman yang merambat dan cat graffiti dimana-mana
Kanie melihat sosok binatang terlihat seperti Kucing dan kanie mengikutinya berjalan ke sudut lorong

Kanie yang menemukan sosoknya melihat binatang tersebut namun sosoknya tidak seperti kucing,
mengenakan topi memiliki tubuh bulat, kaki pendek dan ekornya juga pendek namun sosok tersebut dengan cepat menghilang ke sudut lorong

Sento yang mengkhawatirkan kanie memanggilnya dan kanie mnyuruhnya untuk menunggu di luar sementara kanie yang mengejar sosok tersebut ke sudut lorong
melihat sosok jelas tersebut yaitu sosok tapir

Kanie yang heran kenapa ada sosok bianatang kecil di reruntuhan yang ditinggalkan terus mengikuti arah tapir tersebut

setelah mengikuti jejaknya dan keluar dari Rumah Cermin posisinya sekarang ada disisi lain dari pintu masuk
suara sento sudah tidak terdengar dan kanie menemukan fasilitas-fasilitas yang runtuh dan kanie menemukan dirinya tersesat tidak tahu dimana dia berada tidak ada sinyal

terus berjalan kanie menemukan bangunan yang cukup normal seperti rumah namun papan nama sudah memudar, sisi tembok lainnya tidak ada namun terlihat masih lengkap

Kanie mendengar suara memanggilanya
“hallo yang disana , apa yang kamu lakukan disini?”
kanie melihat pria tua dengan kemeja yang lusuh, terlihat rambut dan janggutnya tidak terawat dan handuk berlubang yang menyelimutinya di tubuh menghampirinya berjalan terhuyung-huyung
dia terlihat seperti orang tua tunawisma

pria tersebut menyuruh kanie untuk mengikutinya dan memasuki aula bangunan panggung, pria tua tersebut bberdiri diatas panggung dan terlihat seperti melakukan pertunjukan

pertunjukannya terlihat menyedihkan namun usaha pria tua tersebut tidak menyerah walaupun trik pertunjukannya berulang kali gagal
gerakannya sangat lemah tidak berdaya

saat pertunjukannya gagal kartu reminya terjatuh kanie yang hendak mengambilnya dibentak oleh pria tua tersebut.
meskipun tidak jelas namun pria tersebt berniat untuk melakuakn pertunjukan dan memperlakukan tamu dengan baik.
berulang kali kartunya jatuh namun pria tersebut tidak peduli terus menghiburnya dan bertanya pada kanie apakah dia senang?

setelah pertunjukan usai kanie dan keluar dari gedung
kanie melihat ladang tanaman yang mungkin sebagai makanan untuk bertahan hidup untuk pria tua tersebut
di sisi lain dia menumakan batu nisan dan ada sebuah gubuk kecil yang terbuat dari sampah, ada kompor dari batu, pot berkarat dan ember plastik yang berisi air
pria tua tersebut meminum air yang ada ember tersebut ada banyak serangga mengambang diaatasnya.

kanie melihat kedalam ruangan, kamarnya berantakan terdapat banyak buku. mungkin buku tersebut dia mengumpulkannya dari buku-buku yang sudah dibuang.
kanie juga melihat ada sarang kecil ada sosok terlihat seperti hamster.

Ketika mendekatinya sosok hamster keci putih muncul, terlihat kurus ketika kanie mencoba untuk menyentuhnya pria tersebut melihatnya dan sontak memarahinya dengan keras dan menghantam dada kanie dengan tubuhnya yang tua dan lemah pukulan tersebut tidak terasa dan pria tersebut jatuh dan kanie meminta maaf namun pria tersebut mengusir kanie pergi dan berbicara sendiri pada hamsternya

setelah pergi kanie melihat tapir dan lalu mengikutinya namun d tengah jalan sosok tersebut menghilang dan kanie mendengar suara sento.
sento yang sangat khawatir mencarinya
kanie mengira hanya 15 menit beralu namun sento memberitahunya sudah 4 jam berlalu